Presiden Republik bertolak ke Portugal dan Azerbaijan

DILI, 07 Maret 2026 (TATOLI) – Presiden Republik dan Peraih Nobel Perdamaian Jose Ramos-Horta, Sabtu (07/03) bertolak ke Portugal dan Republik Azerbaijan. Berdasarkan agenda, di Portugal, Kepala Negara Timor-Leste itu akan berpartisipasi dalam upacara Presiden Portugal António José Seguro dan di Azerbaijan akan menghadiri Forum Global Baku Ke-XIII.
Berdasarkan agenda, Kepala Negara akan berada di Portugal pada 08 – 10 Maret dan di Republik Azerbaijan pada 11 – 12 Maret 2026. Dimana, di Azerbaijan Presiden Ramos-Horta akan berpidato dalam Forum Global Baku Ke-XIII.
Berdasarkan laman resmi Kepresidenan Republik, yang diakses Tatoli, disebutkan bahwa, kehadiran Kepala Negara di Pelantikan Presiden Portugal dalam kapasitasnya sebagai Presiden Republik dan Presiden Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis (CPLP).
Dimana, upacara resmi Pelantikan Presiden Portugal akan diadakan pada tanggal 09 Maret 2026. António José Seguro memenangkan putaran kedua pemilihan presiden Portugal pada tanggal 08 Februari 2026.
Setelah upacara tersebut, Presiden Ramos-Horta akan berpartisipasi dalam jamuan makan siang yang diselenggarakan oleh Presiden Portugal yang baru terpilih dan Ibu Negara.
Kunjungan ini menggarisbawahi hubungan yang dalam dan kuat antara Timor-Leste dan Portugal. Berakar pada sejarah dan diperkuat sejak Timor-Leste memulihkan kemerdekaannya, hubungan bilateral ini ditandai dengan kerja sama yang kuat.
Portugal tetap menjadi mitra kunci dalam pembangunan Timor-Leste, memberikan bantuan penting di sektor-sektor kritis seperti pendidikan, perawatan kesehatan, infrastruktur, dan peningkatan kapasitas administrasi publik.
Presiden Jose Ramos-Horta mengatakan, kunjungan ke Portugal merupakan suatu kehormatan besar. “Ini merupakan kunjungan suatu kehormatan besar, yang memungkinkan saya untuk secara pribadi mengucapkan selamat kepada Presiden terpilih António José Seguro atas kemenangannya yang menentukan dan menegaskan kembali ikatan persaudaraan yang tak terputus antara kedua negara kita,” kata Kepala Negara.
Dikatakan, kemitraan antara Timor-Leste dan Portugal yang dibangun di atas sejarah dan bahasa yang sama, terus menjadi pilar fundamental perjalanan pembangunan Timor-Leste.
Presiden Ramos-Horta akan mengakhiri kunjungannya ke Portugal pada tanggal 10 Maret dan melakukan perjalanan ke Baku, Azerbaijan, untuk kunjungan kerja dari tanggal 11 hingga 12 Maret.
Di Azerbaijan, Presiden Ramos-Horta akan berpartisipasi dalam Forum Global Baku ke-XIII, yang tahun ini bertema, “Menjembatani perpecahan di dunia yang sedang mengalami transisi.”
Presiden Ramos-Horta dijadwalkan menyampaikan pidato khusus selama upacara pembukaan forum pada tanggal 12 Maret, bersama dengan sekelompok pemimpin dunia terkemuka termasuk :
- Ilham Aliyev, Presiden Republik Azerbaijan
- Bajram Begaj, Presiden Republik Albania
- Jakov Milatović, Presiden Montenegro
- Gordana Siljanovska-Davkova, Presiden Republik Makedonia Utara
- Željko Komšić, Kepala Kepresidenan Bosnia dan Herzegovina
Baku Global Forum telah menetapkan dirinya sebagai platform terkemuka di Eropa Timur, Kaukasus Selatan, Asia Tengah, dan Timur Tengah, yang mempertemukan kepala negara dan pemerintahan, pemimpin sektor swasta, peraih Nobel, dan tokoh-tokoh masyarakat sipil terkemuka.
Forum 2026 diselenggarakan pada saat yang kritis ketika sistem internasional menghadapi transisi yang sulit dan tidak stabil.
Dengan politik global yang semakin ditandai oleh persaingan kekuatan besar, sesi-sesi ini akan mengkaji bagaimana keretakan ini berdampak pada bidang militer, ekonomi, teknologi, dan lingkungan.
Diskusi-diskusi ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang strategis di mana kerja sama yang diperbarui dan koalisi pragmatis dapat mengatasi kerentanan bersama dan memajukan agenda global, mulai dari aksi iklim hingga pembangunan berkelanjutan.
Selama kunjungan kerjanya, Presiden Ramos-Horta juga akan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Azerbaijan, Ilham Aliyev.
Republik Demokratik Timor-Leste dan Republik Azerbaijan telah menjalin hubungan diplomatik sejak 05 April 2004, sebuah hubungan yang ditandai dengan rasa saling menghormati dan komitmen bersama terhadap kerja sama multilateral.
Terlepas dari jarak geografis, keterlibatan bilateral telah meningkat melalui dialog tingkat tinggi. Tonggak penting adalah pertemuan antara Presiden Ramos-Horta dan Presiden Aliyev di sela-sela Forum Internasional Nizami Ganjavi ke-10 di Baku pada Maret 2023. Diskusi tersebut membuka jalan bagi potensi kolaborasi di sektor-sektor seperti energi, pendidikan, dan pertanian, yang selaras dengan prioritas nasional dan pembangunan Timor-Leste serta keahlian Azerbaijan dalam tata kelola minyak dan gas.
Kepala Negara Timor-Leste mengatakan di Forum Global Baku XIII dirinya akan berkontribusi pada dialog global yang vital.
“Di Forum Global Baku XIII, saya akan berkontribusi pada dialog global yang vital. Di era transisi dan perpecahan yang mendalam, penting bagi para pemimpin untuk bersatu, menjembatani perbedaan, dan bersama-sama membangun jalan menuju tatanan dunia yang lebih kooperatif, damai, dan berkelanjutan,” katanya.
Presiden Ramos-Horta akan meninggalkan Baku, Azerbaijan, pada tanggal 13 Maret dan dijadwalkan tiba kembali ditanah air Dili, Timor-Leste pada tanggal 15 Maret 2026.
TATOLI
