SEI Elvina Carvalho wakili Timor-Leste di Sidang tahunan PBB tentang CSW

DILI, 04 Maret 2026 (TATOLI) — Sekretaris Negara untuk Kesetaraan, Elvina de Sousa Carvalho mewakili Timor-Leste menghadiri pembukaan pertemuan Sidang tahunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Commission on the Status of Women (CSW) di markas besar PBB, New York.
Dalam rapat yang diadakan di Auditorium Kementerian Keuangan, Dili, Rabu ini, Dewan Menteri meninjau presentasi dari Sekretaris Negara untuk Kesetaraan mengenai partisipasi Timor-Leste dalam sesi tahunan Komisi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Status Perempuan (CSW), yang akan berlangsung dari tanggal 09 hingga 19 Maret 2026, di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York.
Diakses Tatoli dari hasil rapat Dewan Menteri di Laman resmi Pemerintah, menyebutkan selama presentasi, Sekretaris Negara untuk Kesetaraan menyoroti peran komisi ini sebagai badan antar pemerintah utama Perserikatan Bangsa-Bangsa yang didedikasikan untuk mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, yang setiap tahunnya mempertemukan Negara-negara Anggota dan mitra internasional untuk menilai kemajuan dan menetapkan pedoman kebijakan di bidang ini.
Sekretaris Negara, yang akan mewakili Timor-Leste dalam acara tersebut, juga menyampaikan bahwa ia akan turut menyelenggarakan kerjasama dengan UN Women dan beberapa negara, sebuah acara paralel dengan tujuan berbagi pengalaman dan memperkuat kebijakan kesetaraan gender, termasuk di bidang pencegahan kekerasan berbasis gender, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan mendorong partisipasi mereka dalam kehidupan politik. Partisipasi ini juga akan memungkinkan penyajian kemajuan nasional dalam hal ini dan penguatan kerja sama internasional di bidang ini.
Dilain pihak, untuk diketahui Sidang tahunan Commission on the Status of Women (CSW) adalah pertemuan global utama PBB di New York untuk kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. CSW adalah badan fungsional Dewan Ekonomi dan Sosial (ECOSOC) PBB yang didirikan pada 1947.
Sidang tahunan ini menjadi wadah negara-negara anggota, masyarakat sipil, dan organisasi terkait untuk merumuskan langkah nyata dalam mempercepat kesetaraan gender. Dimana, dalam sidang itu akan menghasilkan kesepakatan (agreed conclusions) yang mendorong kebijakan global untuk pemberdayaan perempuan dan penghapusan kekerasan terhadap perempuan.
TATOLI
