Timor – Leste perkuat pemahaman tentang Komunitas Sosial Budaya ASEAN

DILI, 10 Maret 2026 (TATOLI) – Timor-Leste Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama (MNEC) memperkuat pemahaman mengenai Komunitas Sosial Budaya ASEAN melalui seminar tentang Rencana Strategis ASEAN Socio-Cultural Community (ASCC) yang diikuti oleh pejabat pemerintah dari berbagai kementerian.
Seminar yang berlangsung pada Selasa – Rabu (10-11/03) tersebut diselenggarakan di aula utama Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Japan International Cooperation Agency (JICA) dan MNEC melalui proyek JICA–ASEAN.
Wakil Menteri untuk Urusan ASEAN, Milena Rangel, mengatakan seminar ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai rencana strategis ASCC serta membantu menyelaraskan kebijakan nasional dengan prioritas kerja sama regional ASEAN.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga akan membantu pemerintah menyusun rencana strategis serta menetapkan indikator kinerja utama dalam pelaksanaan program terkait ASEAN.
“Kami akan melakukan pemetaan secara berkala untuk menyelaraskan program pembangunan nasional yang mencakup berbagai bidang seperti pengentasan kemiskinan, kesetaraan gender, pemberdayaan pemuda, dan cakupan kesehatan universal dengan program ASEAN,” ujar Milena Rangel.
Ia menambahkan bahwa penyelarasan tersebut juga penting untuk menjawab berbagai tantangan global, termasuk transformasi digital dan krisis perubahan iklim.
Milena menegaskan bahwa Timor-Leste tidak hanya ingin berpartisipasi dalam kerja sama regional, tetapi juga memberikan kontribusi aktif bagi penguatan kolaborasi di kawasan.
Sementara itu, Kuasa Usaha Kedutaan Besar Jepang di Timor-Leste, Sakai Yuki, menilai seminar ini merupakan platform penting untuk memperkuat integrasi Timor-Leste dengan ASEAN.
Menurutnya, Komunitas Sosial Budaya ASEAN menempatkan masyarakat sebagai pusat pembangunan dengan mendorong kemajuan manusia, ketahanan sosial, serta inklusi dalam berbagai sektor.
“Pertemuan ini menjadi kesempatan baik untuk menyelaraskan prioritas Timor-Leste dengan tujuan ASCC serta merencanakan langkah konkret yang dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Timor-Leste,” katanya.
Ia juga menegaskan komitmen Jepang untuk terus mendukung proses integrasi Timor-Leste ke ASEAN serta memperkuat kerja sama regional yang berfokus pada pembangunan manusia dan keamanan manusia.
Di sisi lain, Penasihat Utama Proyek JICA, Yuji Ono, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan bagian dari berbagai inisiatif yang membahas isu-isu terkait ASEAN, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan pejabat Timor-Leste mengenai rencana strategis dan prioritas utama organisasi tersebut.
Menurutnya, Rencana Strategis ASCC menjadi peta jalan komprehensif untuk membangun komunitas yang tangguh, inovatif, dinamis, dan berpusat pada masyarakat. Rencana tersebut juga berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, perlindungan hak asasi manusia, serta akses yang adil terhadap pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan perlindungan sosial.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz
