Timor-Leste berpartisipasi dalam pertemuan ASEAN bahas dampak konflik Timur Tengah

DILI, 14 April 2026 (TATOLI) – Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama (MNEC), Bendito dos Santos Freitas, didampingi oleh Wakil Menteri Urusan ASEAN, Milena Rangel, berpartisipasi dalam Pertemuan Khusus Kedua Menteri Luar Negeri ASEAN yang membahas situasi akibat dampak konflik di Timur Tengah.
Pertemuan Khusus Kedua Menteri Luar Negeri ASEAN yang membahas situasi akibat dampak konflik di Timur Tengah itu dilakukan melalui konferensi video di bawah Kepemimpinan Kepresidenan Filipina. Pertemuan konferensi video dilakukan pada tanggal 13 April 2026.
Dalam Portal Pemerintah, menyebutkan bahwa pertemuan tersebut mempertemukan para Menteri Luar Negeri, pejabat senior ASEAN, dan juga melibatkan partisipasi Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn, untuk menganalisis situasi yang berkembang di Timur Tengah dan dampaknya secara global dan regional, termasuk dampaknya terhadap keamanan energi dan pangan, serta ketahanan rantai pasokan.
Berita terkait : Delegasi Tinggi ASEAN dan ADB ikut Hadiri High-Level Dialogue di Timor-Leste
Pertemuan tersebut dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Republik Filipina, Ma. Theresa P. Lazaro, dan merupakan tindak lanjut dari pertemuan khusus pertama yang diadakan pada bulan Maret tahun ini.
Selama sesi tersebut, para peserta bertukar pandangan tentang memburuknya dinamika geopolitik dan menyoroti perlunya mengurangi dampak konflik, memperkuat kerja sama regional, dan mempromosikan respons ASEAN yang terkoordinasi terhadap tantangan yang muncul.
Para Menteri mengadopsi pernyataan bersama mengenai perkembangan di Timur Tengah, di mana mereka menyambut baik pengumuman gencatan senjata sementara dan menyerukan implementasi penuhnya, pengekangan oleh semua pihak, dan penyelesaian konflik secara damai sesuai dengan hukum internasional.
Pernyataan tersebut selanjutnya menegaskan kembali pentingnya keamanan maritim dan kebebasan navigasi, serta kebutuhan untuk melindungi warga sipil dan infrastruktur sipil dan untuk memastikan keselamatan personel kemanusiaan.
TATOLI
