Pemerintah bentuk komisi khusus awasi pembangunan DICC

DILI, 15 April 2026 (TATOLI) — Pemerintah melalui rapat Dewan Menteri yang berlangsung di kantor Pemerintah, Dili, hari ini menyetujui rancangan Resolusi Pemerintah untuk membentuk Komisi Antar Kementerian guna memantau proyek pembangunan Pusat Konvensi Internasional Dili atau Dili International Convention Center (DICC).
Resolusi tersebut diajukan oleh Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Menteri Pariwisata dan Lingkungan Hidup, Francisco Kalbuadi Lay.
Pembentukan komisi ini bertujuan menciptakan mekanisme koordinasi lintas kementerian guna memastikan pemantauan berkelanjutan terhadap proyek DICC, yang dinilai sebagai inisiatif strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi, promosi pariwisata, serta peningkatan kawasan perkotaan di Dili.
Dalam resolusi tersebut, pemerintah menetapkan pembentukan komisi teknis dan penasihat yang terbagi dalam dua kelompok kerja. Kelompok pertama bertanggung jawab pada pengembangan proyek, termasuk pemantauan teknis pekerjaan, pengendalian mutu, serta verifikasi spesifikasi konstruksi.
Berita terkait : Pemerintah setujui proyek arsitektur DICC, fokus persiapan Keketuaan ASEAN 2029
Sementara itu, kelompok kerja kedua berfokus pada koordinasi antar kementerian di tingkat pengawasan, dengan melibatkan perwakilan dari berbagai kementerian dan entitas publik terkait.
Komisi ini memiliki sejumlah fungsi utama, antara lain memantau berbagai fase proyek, mengoordinasikan entitas yang terlibat, mengawasi tenggat waktu, biaya, serta risiko keuangan. Selain itu, komisi juga bertugas mengidentifikasi kendala dan mengusulkan langkah-langkah korektif guna memastikan kelancaran pelaksanaan proyek.
Penyusunan laporan berkala serta penyelenggaraan pertemuan rutin untuk mengevaluasi perkembangan pekerjaan juga menjadi bagian dari mandat komisi tersebut.
Koordinasi keseluruhan komisi berada di bawah tanggung jawab Wakil Perdana Menteri, dengan dukungan teknis, administratif, dan logistik dari kantornya guna menjamin efektivitas pemantauan dan konsistensi pelaksanaan proyek strategis ini.
Sebelumnya, pada 08 April 2026, Dewan Menteri telah menyetujui proyek arsitektur pembangunan DICC sebagai bagian dari persiapan Timor-Leste menyongsong Keketuaan ASEAN pada 2029.
Proyek tersebut akan dibangun di kawasan bekas Pelabuhan Dili, di tepi Teluk Dili, dan dirancang sebagai infrastruktur utama untuk mendukung penyelenggaraan berbagai pertemuan internasional, termasuk KTT ASEAN.
Pada 24 September 2025, Presiden Republik José Ramos-Horta bersama Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim telah meluncurkan desain awal proyek tersebut sebagai bagian dari implementasi konsep Blue Economy dan revitalisasi kawasan pesisir Dili.
Pemerintah menargetkan pembangunan DICC dapat rampung sebelum 2029 guna mendukung seluruh agenda ASEAN, sekaligus memperkuat posisi Timor-Leste di tingkat regional serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata nasional.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz
