ICRC serahkan dokumentasi sejarah Timor-Leste ke CNC

DILI, 19 Maret 2026 (TATOLI) — International Committee of the Red Cross (ICRC) menyerahkan dokumentasi bersejarah terkait era konflik 1974 – 1999 di Timor-Leste kepada Centro Nacional Chega! (CNC) untuk dipajang dan dilestarikan sebagai bagian dari memori nasional.
Penyerahan dokumen dilakukan oleh Kepala Delegasi ICRC untuk ASEAN, Martin de Boer, kepada Direktur Eksekutif CNC, Hugo Maria Fernandes, di Balide, Dili.
Direktur CNC, Hugo Maria Fernandes, menyampaikan apresiasi atas kontribusi ICRC dalam mendukung pelestarian sejarah Timor-Leste.
Ia menegaskan bahwa dokumen dan arsip yang ditinggalkan ICRC selama masa pendudukan memiliki peran penting dalam penyusunan laporan Chega! yang terdiri dari empat bab.
“Hari ini merupakan langkah awal dari ICRC dengan menyerahkan sejumlah foto sebagai dokumentasi kepada CNC. Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat terus berlanjut, mengingat sesuai protokol ICRC, dokumen baru dapat dibuka setelah 40 tahun sejak peristiwa terjadi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sebagian besar dokumen tersebut berasal dari arsip ICRC yang tersimpan di Jenewa, Swiss, dan akan ditempatkan di arsip museum perlawanan untuk tujuan pelestarian.
Sementara itu, Martin de Boer menjelaskan bahwa dokumentasi yang diserahkan mencakup foto dan catatan tertulis yang dikumpulkan selama kehadiran ICRC di Timor-Leste pada masa konflik.
“Selama kami berada di Timor, berbagai dokumentasi telah kami kumpulkan, baik berupa foto maupun catatan tertulis. Hari ini kami menyerahkan sebagian foto sebagai tahap awal, sementara dokumentasi lainnya masih tersimpan di arsip kantor pusat kami di Jenewa,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa sesuai ketentuan ICRC, seluruh dokumen akan dipublikasikan secara bertahap setelah melewati periode 40 tahun sejak kejadian, sehingga akses terhadap arsip tersebut akan terus terbuka secara berkala di masa mendatang.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz
