Paus Leo XIV berduka atas korban konflik di Timur Tengah

Paus Leo XIV. Foto Vatikan news

DILI, 11 Maret 2026 (TATOLI) – Paus Leo XIV menyampaikan rasa duka yang mendalam atas banyaknya korban bom dalam konflik yang terus berkecamuk di Timur Tengah, terutama terhadap warga sipil tak berdosa dan seorang imam Katolik yang gugur saat memberikan bantuan di Lebanon.

Dikutip dari Vatican News (09/03), melalui pernyataan resmi yang dirilis oleh Holy See Press Office, Paus Leo XIV mengungkapkan belasungkawa yang tulus kepada “semua korban pengeboman baru-baru ini di Timur Tengah, termasuk banyak orang tak bersalah, anak‑anak, dan mereka yang sedang membantu mereka”.

Dalam pernyataan itu, disebutkan bahwa imam Maronit, Pierre El‑Rahi, tewas di Qlayaa, Lebanon, saat berupaya menyelamatkan seorang jemaat yang terluka akibat serangan tank.

Paus mengatakan bahwa ia mengikuti situasi dengan penuh perhatian dan berdoa agar permusuhan segera berakhir.

“Ia berdoa agar setiap permusuhan dapat berhenti secepat mungkin,” bunyi pernyataan resmi Vatikan tersebut.

Dalam laporan dari media setempat, Fr. El‑Rahi, yang berusia 50 tahun, bersama sejumlah pemuda telah bergegas menuju rumah seorang paroki yang terkena tembakan tank untuk membantu korban.

Namun saat mereka tiba, terjadi serangan kedua yang mengenai imam tersebut sehingga ia mengalami luka parah dan kemudian meninggal dunia di rumah sakit.

Situasi perang di kawasan tersebut telah memaksa banyak keluarga meninggalkan rumah mereka, sementara ribuan warga terus berupaya mencari tempat aman di tengah kekhawatiran akan meningkatnya kekerasan dan ketidakstabilan lebih luas lagi di wilayah itu.

Paus Leo XIV menyerukan agar permusuhan segera dihentikan, dan mengajak semua pihak untuk memprioritaskan dialog serta kedamaian demi melindungi kehidupan warga sipil yang rentan di kawasan konflik tersebut.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

Ramadan Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

Sponsored