Perjanjian Perlindungan Investasi Indonesia dan Timor-Leste siap ditandatangani

DILI, 11 Maret 2026 (TATOLI)— Duta Besar Republik Indonesia untuk Timor-Leste, Okto Dorinus Manik, mengatakan bahwa draft perjanjian perlindungan investasi atau Bilateral Investment Treaty antara Indonesia dan Timor-Leste telah selesai disusun dan kini tinggal menunggu waktu untuk penandatanganan.
Menurut Dubes Okto, perjanjian tersebut menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat kerja sama ekonomi antara kedua negara serta mendorong masuknya investasi ke Timor-Leste.
“Salah satu hal yang sedang kami dorong adalah kesepakatan Bilateral Investment Treaty atau perjanjian perlindungan investasi antara Indonesia dan Timor-Leste. Draft perjanjian tersebut sebenarnya sudah selesai dan tinggal menunggu waktu untuk penandatanganan,” kata Dubes Okto usai berpamitan dengan Ketua CCI-TL, Rabu ini.
Ia menjelaskan bahwa perjanjian tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi para investor serta meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Timor-Leste.
Selain mendorong perjanjian investasi, Indonesia juga berupaya meningkatkan konektivitas antara kedua negara, termasuk melalui konektivitas penerbangan dan jalur laut yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor.
Menurut Dubes Okto, upaya memperkuat kerja sama ekonomi tersebut juga didukung oleh berbagai perusahaan Indonesia yang beroperasi di Timor-Leste, seperti Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Pertamina, dan Telkomsel.
Ia menambahkan bahwa selama masa tugasnya, pemerintah Indonesia berupaya memperkuat kerja sama ekonomi dengan Timor-Leste tanpa melibatkan isu politik, dengan fokus utama pada perdagangan, investasi, dan pembangunan ekonomi.
“Yang kami dorong adalah kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi. Kami ingin hubungan ini memberikan manfaat nyata bagi pembangunan ekonomi kedua negara,” ujarnya.
Dubes Okto juga menyatakan keyakinannya bahwa Timor-Leste memiliki peluang besar untuk terus berkembang secara ekonomi, terutama setelah menjadi anggota ASEAN.
Menurutnya, berbagai kemajuan pembangunan yang terjadi di Timor-Leste dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan potensi besar bagi pertumbuhan ekonomi di masa depan.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz
