PN Setujui kunjungan Ramos-Horta ke Portugal hadiri pelantikan Presiden António Seguro

DILI, 02 Maret 2026 (TATOLI) – Parlemen Nasional (PN), Senin ini melalui sidang pleno menyetujui kunjungan kenegaraan Presiden Republik, José Ramos-Horta ke Portugal untuk menghadiri acara pelantikan Presiden Republik Portugal terpilih, António José Seguro, yang akan diadakan pada 09 Maret 2026.
Kehadiran Presiden Ramos-Horta di acara pelantikan Presiden Republik Portugal terpilih, António José Seguro, itu sebagai Kepala Negara Republik Demokratik Timor-Leste dan Presidensial Sementara Komunitas Berbahasa Portugis (CPLP).
Dilain pihak, sebelumnya, pada tanggal 16 Februari, Parlemen Nasional Timor-Leste juga menyetujui permintaan persetujuan untuk kunjungan resmi Kepala Negara ke Azerbaijan untuk berpartisipasi dalam Forum Global Baku XIII, yang diselenggarakan oleh Pusat Internasional Nizami Ganjavi, yang diadakan di Baku, Azerbaijan, mulai tanggal 12 Maret.
Kunjungan tersebut juga akan mencakup pertemuan dengan Presiden Republik Azerbaijan, Ilham Aliyev.
Selain itu, Kepala Negara juga akan melakukan kunjungan pribadi ke Hobart, Australia untuk berpartisipasi dalam kuliah umum yang diselenggarakan oleh RANZCO (Royal Australian and New Zealand College of Ophthalmologists) di Universitas Tasmania pada tanggal 07 Maret.
Sementara itu, dikutip dari laman resmi SicNoticias, menyebutkan bahwa upacara pelantikkan Presiden Republik Portugal terpilih, António José Seguro dijadwalkan pukul 10:00 waktu setempat pada tanggal 09 Maret ini.
António José Seguro terpilih sebagai Presiden Republik pada putaran kedua pemilihan presiden, dengan 66,84% suara melawan André Ventura, presiden Chega.
Upacara pelantikkan Presiden Republik yang baru, António José Seguro, di hadapan Parlemen Portugal. Dimana, sesuai dengan protokol untuk sidang pelantikkan, Ketua Majelis Republik Portugal yang membuka dan memimpin sidang pelantikkan.
Dimana, berdasarkan Konstitusi, Presiden Republik Portugal terpilih dilantik di hadapan Parlemen, dengan membuat pernyataan komitmen dan dilanjutkan dengan sumpah jabatan dan memberikan pidato pertamanya.
Reporter : Nelson de Sousa (Penerjemah : Armandina Moniz)
Editor : Maria Auxiliadora
