Selama 2025 : HNGV rujuk 69 Veteran berobat ke Singapura dan Malaysia

Rumah Sakit Nasional Guido Valadares (HNGV). Foto Tatoli/Egas Cristóvão

DILI, 16 Maret 2026 (TATOLI)— Sekretaris Tim Medis Otonom untuk Urusan Veteran di Klinik Veteran Rumah Sakit Nasional Guido Valadares (HNGV), Bendita de Araujo, menginformasikan bahwa selama tahun 2025 Klinik Veteran di HNGV memberikan perawatan kepada 1.487 veteran. Dari jumlah tersebut, 69 veteran dirujuk untuk menjalani perawatan kesehatan di rumah sakit di Singapura dan Malaysia.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar pasien yang dirujuk ke Malaysia dan Singapura tersebut menderita penyakit onkologi (kanker), kardiologi (penyakit jantung), dan urologi.

“Dari 69 pasien yang dirujuk ke luar negeri, sebanyak 60 orang sudah pulih dan kembali pada tahun 2025. Dan, pada Jumat (13 Maret) minggu lalu, dua orang lagi juga telah kembali, sehingga saat ini tinggal tujuh orang yang masih berada di sana,” kata Bendita de Araujo kepada para jurnalis di tempat kerjanya di HNGV, Bidau, Dili, Senin ini.

Dikatakan, Timor-Leste hanya memiliki perjanjian kerja sama dengan Singapura dan Malaysia. Namun, untuk penyakit tertentu yang tidak dapat ditangani di Malaysia, pasien dapat dipindahkan ke Singapura guna menjalani perawatan kesehatan intensif.

Ia menambahkan bahwa pada tahun 2026 Klinik Veteran di HNGV sedang mempersiapkan hampir 20 dokumen pasien untuk kembali dirujuk menjalani perawatan di luar negeri.

“Benar, pada tahun 2026 ini kami akan kembali mengirim pasien. Saat ini terdapat hampir 20 dokumen yang sedang diproses. Sebagian besar pasien menderita penyakit yang hampir sama, dan yang paling banyak adalah penyakit onkologi atau kanker. Setelah itu penyakit kardiologi, dan yang ketiga adalah penyakit urologi,” jelasnya.

Menurutnya, penyebab utama penyakit tersebut juga berkaitan dengan usia para pasien yang sudah lanjut.

“Selain itu juga terkait faktor gaya hidup. Banyak pasien veteran datang dengan tekanan darah tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh pola makan, kebiasaan mengonsumsi alkohol, merokok, kurang berolahraga, serta tidak menjaga jadwal makan secara teratur,” ujarnya.

Sementara itu, saat ini terdapat delapan tenaga kesehatan yang bertugas di Klinik Veteran di Rumah Sakit Nasional Guido Valadares.

Sebelumnya, Direktur Nasional Layanan Rumah Sakit di Kementerian Kesehatan, Maria Santina de Jesus Gomes, mengatakan bahwa pada tahun 2025 Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Nasional Layanan Rumah Sakit telah merujuk total 122 pasien untuk menjalani perawatan di luar negeri, sementara permintaan untuk pemeriksaan oleh tim medis berjumlah 191 orang.

“Jumlah pasien yang dirujuk ke luar negeri pada tahun 2025 sebanyak 122 orang. Permintaan untuk penilaian tim medis mencapai 191 orang. Dari jumlah tersebut, 87 orang telah menyelesaikan pengobatan, sementara 30 orang masih melanjutkan perawatan,” katanya.

Reporter : Felicidade Ximenes (Penerjemah: Cidalia Fátima)

Editor   :  Armandina Moniz

 

Ramadan Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

Sponsored