Selama seminggu pencarian Pekerja asal TL tenggelam di laut Coffs Australia belum ditemukan

DILI, 13 April 2026 (TATOLI) – Pekerja asal Timor-Leste, Joel Assa, yang dilaporkan hilang di perairan Emerald Beach, Coffs Harbour, New South Wales, Australia, sejak 06 April 2026, hingga kini belum ditemukan setelah upaya pencarian selama seminggu, dan otoritas setempat menyatakan korban berstatus hilang karena jasadnya belum ditemukan.
Direktur Jenderal Sekretariat Negara untuk Pelatihan Profesional dan Ketenagakerjaan (SEFOPE), Carlito do Rosário Cabral, mengatakan pihaknya telah memperoleh informasi dari Atase Ketenagakerjaan di Australia terkait perkembangan terbaru pencarian korban.
“Saya baru saja menghubungi Atase Ketenagakerjaandi Australia. Informasi yang kami terima, hingga kini pekerja tersebut belum ditemukan dengan berbagai kemungkinan penyebab, seperti gelombang laut yang besar, kondisi bebatuan yang memiliki banyak lubang, hingga dugaan adanya hiu,” ujar Cabral kepada Agência TATOLI melalui sambungan telepon, Senin ini.
Berita terkait : Pencarian belum membuahkan hasil, SEFOPE klarifikasi status Joel Assa

Pekerja asal Timor-Leste, Joel Assa yang dilaporkan tenggelam di laut Coffs Harbour pada 06 April ini. Source foto Medsos
Dia menjelaskan bahwa tim pencarian akan memperluas area pencarian karena kuatnya gelombang laut yang berpotensi membawa korban menjauh dari lokasi awal kejadian.
Ditegaskan bahwa bahwa hingga saat ini pemerintah belum dapat menyatakan korban meninggal dunia, melainkan masih berstatus hilang karena jasadnya belum ditemukan.
“Meskipun tim keamanan telah melakukan pencarian menggunakan perahu dan helikopter, korban belum ditemukan. Oleh karena itu, statusnya masih dinyatakan hilang, bukan meninggal,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menambahkan bahwa penanganan kasus ini sepenuhnya berada di bawah kewenangan otoritas Australia, termasuk kepolisian, atase tenaga kerja, dan Kedutaan Besar Timor-Leste, mengingat insiden terjadi di wilayah hukum negara tersebut.
“Kami telah bertemu dengan keluarga korban. Pemerintah terus berupaya berkomunikasi dengan pihak terkait di Australia, dan kami meminta keluarga untuk tetap berdoa serta mengikuti tradisi budaya,” katanya.
Cabral juga turut mengimbau para pekerja Timor-Leste yang bekerja di luar negeri agar selalu berhati-hati, mematuhi aturan ketenagakerjaan, serta menghindari aktivitas di lokasi berisiko tinggi.
Sementara itu, Duta Besar Timor-Leste untuk Australia, Inês Maria Almeida, melalui pernyataan resmi Kedutaan Besar Timor-Leste di Australia, menyampaikan apresiasi kepada tim pencarian dan penyelamatan di Coffs Harbour atas dedikasi mereka selama operasi berlangsung.
Berita terkait : Niat memancing, pekerja asal Timor-Leste tenggelam di laut Coffs Harbour – Australia

“Atas nama komunitas, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh layanan darurat yang terlibat dalam pencarian selama tiga hari untuk Joel Assa, yang tersapu arus saat memancing di Emerald Beach,” tulisnya.
Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan saran para ahli, operasi pencarian kini telah ditangguhkan dan korban dinyatakan sebagai orang hilang. Kepolisian setempat akan menyiapkan laporan untuk Koroner Negara, yang prosesnya diperkirakan dapat memakan waktu hingga sembilan bulan.
Joel Assa diketahui meninggalkan seorang istri dan dua anak.
Sebelumnya, pencarian terhadap Joel Assa telah dilakukan sejak 06 April 2026 oleh otoritas Australia dengan melibatkan patroli laut, pemantauan udara, serta peralatan penyelamatan di sekitar lokasi kejadian.
Korban diketahui berangkat ke Australia melalui program Pacific Australia Labour Mobility (PALM) yang difasilitasi SEFOPE pada 2019. Namun, ia dilaporkan telah keluar dari sistem perusahaan tempatnya bekerja sejak Januari 2025.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz
