AS blokade semua kapal yang masuk dan keluar di pelabuhan Iran

Ilustrasi Selat Hormuz. Source foto Bloomberg

DILI, 15 April 2026 (TATOLI) – Pasukan Amerika Serikat (AS)  melalui Komando Pusat (Central Command/CENTCOM) AS mulai  memblokade “seluruh aktivitas lalu lintas maritim yang memasuki dan meninggalkan pelabuhan-pelabuhan Iran, mulai Selasa (14/04/2025) waktu setempat.

Melansir dari Xinhua, Komando Pusat AS mengatakan pada hari Selasa (14/04) bahwa lebih dari 10.000 tentara sedang menjalankan misi untuk memblokade kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran, secara tidak memihak menargetkan kapal dari semua negara.

Enam kapal dagang telah mematuhi arahan dari pasukan AS untuk berbalik arah dan memasuki kembali pelabuhan Iran di Teluk Oman, kata komando dalam pernyataan yang diunggah di platform media sosial X.

Berita terkait : Gagal capai kesepakatan dengan Iran, Trump umumkan rencana blokade Selat Hormuz  

Menurut pernyataan yang diunggah di platform media sosial X tersebut, bahwa blokade itu akan diberlakukan “secara tidak memihak” terhadap kapal-kapal dari semua negara yang memasuki atau meninggalkan pelabuhan dan area pesisir Iran, termasuk seluruh pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman, sesuai dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump.

Pernyataan itu disampaikan beberapa jam seusai Trump mengumumkan di platform media sosial Truth Social bahwa Angkatan Laut (AL) AS akan mulai memblokade kapal-kapal yang berupaya memasuki atau meninggalkan Selat Hormuz.

Dalam sebuah sesi wawancara dengan Fox News, Presiden Trump menuturkan bahwa AS dan negara-negara sekutu akan mengerahkan kapal penyapu ranjau ke Selat Hormuz untuk membersihkan ranjau laut dan mengamankan jalur pelayaran.

Selain itu, Presiden AS Donald Trump juga mengancam pada hari Senin (13/04) di media sosialnya Truth Social bahwa militer AS akan “menghilangkan” kapal Iran mana pun jika mendekati blokade AS di Selat Hormuz.

“Peringatan: Jika ada kapal-kapal ini yang mendekati BLOKADE kami, mereka akan segera DIHILANGKAN, menggunakan sistem pembunuhan yang sama yang kami gunakan terhadap para pengedar narkoba di kapal-kapal di laut,” tulis Trump di Truth Social.

Sementara itu, di Associated Press News, Presiden Trump mengatakan blokade telah dimulai.

“Kita tidak bisa membiarkan suatu negara memeras atau mengancam dunia karena itulah yang mereka lakukan,” kata Trump tentang Iran di Gedung Putih, tempat ia mengumumkan dimulainya blokade tersebut.

Berita terkait : Iran kembali tutup Selat Hormuz akibat Israel serang Lebanon

Dia mengisyaratkan bahwa AS tetap bersedia untuk menjalin hubungan dengan Iran.

“Saya dapat memberi tahu Anda bahwa kami telah dihubungi oleh pihak lain,” kata Trump, menambahkan bahwa “mereka ingin mencapai kesepakatan.”

Pengumuman dari Komando Pusat AS itu muncul ketika data pelacakan kapal menunjukkan bahwa beberapa kapal yang terkait dengan Iran telah melewati Selat Hormuz setelah blokade dimulai pada hari Senin, tetapi beberapa kapal tersebut berhenti setelah keluar dari selat di sebelah timur, di sepanjang pantai selatan Iran. Itu adalah indikasi yang mungkin bahwa pasukan AS memberi tahu mereka untuk tidak melanjutkan perjalanan.

Blokade tersebut mencakup pelabuhan dan wilayah pesisir Iran, termasuk semua pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman.

TATOLI kutip dari Xinhua, Fox News, Associated Press (AP) News

 

Ramadan Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

Sponsored